Puskesmas mempunyai tugas menyelenggarakan dan mengoordinasikan Pelayanan Kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif dengan mengutamakan promotif dan preventif di wilayah kerjanya.
Puskesmas berfungsi sebagai penyelenggara Pelayanan Kesehatan primer terdekat dengan masyarakat sebagai kontak pertama (first contact) pelayanan kesehatan yang diselenggarakan secara terintegrasi dengan tujuan:
Dapat dimanfaatkan sebagai wahana pendidikan Tenaga Medis & Tenaga Kesehatan, program internsip, serta wahana penelitian dan pengembangan (Litbang) kesehatan.
Mendorong masyarakat berperilaku hidup sehat (GERMAS), kemudahan akses Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), lingkungan sehat, dan pencapaian derajat kesehatan optimal.
Mewujudkan masyarakat yang siaga dan waspada terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB) serta penyakit menular berpotensi wabah melalui surveilans terpadu.
Sesuai amanat Pasal 40 Permenkes Nomor 19 Tahun 2024, tata kelola pelayanan kesehatan primer di Puskesmas diselenggarakan secara terintegrasi melalui sistem klaster inklusif yang dapat diakses oleh semua kelompok masyarakat secara mandiri, termasuk kelompok disabilitas dan lanjut usia:
Memastikan perencanaan, penganggaran, mutu, dan pemenuhan sumber daya operasional Puskesmas.
Mewujudkan derajat kesehatan setinggi-tingginya pada kelompok sasaran generasi penerus.
Pencegahan dan pengendalian faktor risiko pada usia produktif dan lanjut usia.
Mencegah dan mengendalikan penularan penyakit serta memastikan kualitas lingkungan sehat.
Menyediakan unit pendukung klinis dan kegawatdaruratan bagi seluruh klaster pelayanan.
Sebagai koordinator pelayanan kesehatan primer di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Puskesmas mengintegrasikan jejaring pelayanan kesehatan berbasis:
Menaungi 5 Puskesmas Pembantu (Pustu Gelora, Karet Tengsin, Petamburan, Kampung Bali, Kebon Melati), Posyandu kelurahan, serta klinik pratama dan tempat praktik mandiri dokter di wilayah binaan.
Pelaksanaan program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), skrining anemia remaja putri, serta pembinaan kantin sekolah sehat.
Pembinaan program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada sektor perkantoran formal maupun pedagang/pekerja informal di kawasan sentra niaga Tanah Abang.
Rujukan terintegrasi secara horizontal (antar faskes primer) dan vertikal ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Tanah Abang, RS Tarakan, RSCM) serta program rujuk balik (PRB) BPJS Kesehatan.
Sinergi bersama Kecamatan Tanah Abang, kelurahan se-Tanah Abang, TP-PKK, pengurus RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta mitra organisasi kemasyarakatan.
Dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024: